IbadahShalat

Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Dalilnya

Shalat Taubat (صلاة التوبة) adalah shalat sunnah yang dilakukan apabila seseorang telah melakukan dosa dan merasa bersalah, kemudian ia bertaubat dan memohon ampun atas segala dosa maupun kesalahan-kesalahan kepada allah ﷻ. Taubat itu sendiri bermakna sadar dan menyesal atas perbuatannya serta berniat tidak akan mengulanginya lagi, disertai permohonan kepada Allah ﷻ. Shalat Taubat ini sangat dianjurkan oleh Allah dan Rasulnya agar umat Islam yang telah bersalah segera sadar dan mendapatkan ampunan dari Allah ﷻ, sehingga memahami tata cara shalat taubat adalah perlu diketahui bagi umat islam. Allah berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ تُوبُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ تَوۡبَةٗ نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمۡ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمۡ سَيِّ‍َٔاتِكُمۡ وَيُدۡخِلَكُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ يَوۡمَ لَا يُخۡزِي ٱللَّهُ ٱلنَّبِيَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥۖ نُورُهُمۡ يَسۡعَىٰ بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَبِأَيۡمَٰنِهِمۡ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتۡمِمۡ لَنَا نُورَنَا وَٱغۡفِرۡ لَنَآۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ  

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (Q.S. At-Tahrim : 8)

Dalam sebuah hadits disebutkan :

أَبُو بَكْرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ ثُمَّ يُصَلِّي ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلَّا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ { وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ َ

Abu Bakar, ia berkata; “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang laki-laki melakukan perbuatan dosa, kemudian ia berdiri bersuci dan shalat, lalu ia meminta ampun kepada Allah kecuali Allah pasti akan mengampuninya.” Kemudian beliau membaca ayat ini: (Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka) hingga akhir ayat ( surah Ali-Imran ayat 135)”  (H.R. Tirmidzi No. 371)

Baca Juga : Tata Cara Shalat Istikharah sesuai Sunnah

Tata Cara Shalat Taubat

Tata cara shalat taubat pada umumnya sama dengan cara shalat tahajjud atau shalat sunnah lainnya, boleh diambil 2 rakaat, 4 rakaat, sampai 6 rakaat, dan lebih afdal dilakukan sendirian, pada malam hari atau 1/3 malam terakhir. Yang membedakan hanyalah ketika selesai shalat maka dianjurkan membaca doa’-doa yang telah dikhususkan. Penjelasan lengkapnya sebagai berikut :

  1. Ikhlas kepada Allah
  2. Suci dari Hadats
  3. Menutup Aurat
  4. Menghadap Kiblat
  5. Membaca Niat (bagi yang berpandangan niat hanya dalam hati, boleh di skip)

أُصَليِّ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَينِ لِلّهِ تَعَالَي

“USHALLI SUNNATAT TAUBATI ROKAATAINI LILLAHI TAALA.”

Artinya : “Saya niat shalat taubat dua rakaat karena Allah.”

  1. Memulai Shalat (Takbir hingga salam, 2 atau 4 atau 6 rakaat boleh)
  2. Membaca doa berikut (setelah shalat) sebanyak mungkin :

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لا إلَهَ إلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأتُوبُ إلَيْه

“ASTAGHFIRULLAHAL ADZHIMAL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU  WA ATUUBU ILAIH.”

Artinya : “Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”

Dan lebih baik lagi dengan menambah dengan memperbanyak Sayyidul Ishtigfar :

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لّا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِر لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

“ALLAHUMMA ANTA ROBBII LAA ILAAHA ILLAA ANTA, KHOLAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHO’TU. A’UDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHONA’TU, ABUU-U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA, WA ABUU-U BI DZANBII, FAGHFIRLII FAINNAHUUA LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLA ANTA.”

Artinya : “Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau,Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”

Demikianlah tata cara shalat Taubat, semoga artikel ini semakin menambah wawasan keislaman kita dan bermanfaat bagi yang membacanya, Amin.

Tags
Lihat Lagi

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close