HikmahLainnya

Inilah Tanda-Tanda Allah Sayang Pada Hambanya

Sesungguhnya salah satu dari sifat-sifat Allah ﷻ adalah sifat Ar-Rahim atau “Yang Maha Panyayang” dan sifat Allah ini hanyalah diberikan Allah kepada hamba-hambaNya yang terpilih, yaitu seorang hamba yang diberikan hidayah berupa keimanan dan keislaman. Adakalanya seseorang berprasangka bahwa orang-orang yang diberikan kekayaan dan kemewahan dunia adalah orang-orang kesayanganNya, namun tidak demikian !! Ketahuilah bahwa banyak orang-orang yang diberikan kekayaan dan kemewahan tersebut, seperti Firaun, dan para Raja Lalim lainnya justru berada dalam neraka Allah ﷻ. Untuk itu pada kesempatan kali ini infoislam.id akan berbagi pengetahuan tentang tanda-tanda allah sayang pada kita, sebagai berikut.

Bagaimanakah Rasa Sayang Allah ?

Sebelum membahas lebih dalam tentang tanda-tanda Allah sayang pada hambaNya, perlu kita ketahui terlebih dahulu, bagaimanakah rasa sayang Allah kepada kita. Untuk itu coba perhatikan hadits berikut ini :

عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ أَنَّهُ قَالَ قَدِمَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْيٍ فَإِذَا امْرَأَةٌ مِنْ السَّبْيِ تَبْتَغِي إِذَا وَجَدَتْ صَبِيًّا فِي السَّبْيِ أَخَذَتْهُ فَأَلْصَقَتْهُ بِبَطْنِهَا وَأَرْضَعَتْهُ فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَرَوْنَ هَذِهِ الْمَرْأَةَ طَارِحَةً وَلَدَهَا فِي النَّارِ قُلْنَا لَا وَاللَّهِ وَهِيَ تَقْدِرُ عَلَى أَنْ لَا تَطْرَحَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَلَّهُ أَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنْ هَذِهِ بِوَلَدِهَا

“Dari Umar bin Al Khaththab bahwasanya dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memperoleh beberapa orang tawanan perang. Tiba-tiba ada seorang perempuan dari mereka mencari bayinya dalam kelompok tawanan itu, maka ia mengambil dan membuainya serta menyusuinya. Melihat hal itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada kami: ‘Menurut kalian, apakah perempuan itu tega melemparkan bayinya ke dalam api? ‘ Kami menjawab; ‘Demi Allah, sesungguhnya ia tidak akan tega melemparkan anaknya ke dalam api selama ia masih sanggup menghindarkannya dari api tersebut.’ Lalu Rasulullah bersabda: ‘Sungguh, kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya melebihi kasih sayang perempuan itu terhadap anaknya.” (H.R. Muslim No. 4947)

Berdasarkan Hadits diatas diketahui bahwa Allah yang Maha Penyayang itu memiliki Rasa Kasih Sayang yang sanga-sangat besar terhadap hamba-Nya, bahkan melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Padahal kita tahu betapa besar kasih seorang ibu terhadap anaknya, akan tetapi kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya itu ternyata jauh lebih besar lagi.

Tanda-Tanda Allah Sayang pada Kita

Ketika Allah ﷻ sayang atau cinta terhadap hambanya, maka tentu akan nampak tanda-tanda kecintaan tersebut pada hambaNya. Ada beberapa tanda-tanda Allah sayang kepada hambanya, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Diberi Pemahaman Agama Islam

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ قَالَ حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ خَطِيبًا يَقُولُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الْأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ

Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin ‘Ufair Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahab dari Yunus dari Ibnu Syihab berkata, Humaid bin Abdurrahman berkata; aku mendengar Mu’awiyyah memberi khutbah untuk kami, dia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang Allah kehendaki menjadi baik maka Allah faqihkan dia terhadap agama. Aku hanyalah yang membagi-bagikan sedang Allah yang memberi. Dan senantiasa ummat ini akan tegak diatas perintah Allah, mereka tidak akan celaka karena adanya orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datang keputusan Allah”. (H.R. Bukhari No. 69)

2. Disegerakan Hukumannya

Ketika Allah ﷻ telah mencintai hambaNya, maka ketika hamba tersebut bersalah atau berbuat dosa, Allah akan menyegerakan hukumannya didunia sehingga ia tidak akan di adzan di Akhirat. Karena sesungguhnya adzan di akhirat itu sangatlah berat (neraka). Sebagaimana dalam hadits berikut :

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ سِنَانٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَافِيَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Yazid bin Abu Habib dari Sa’id bin Sinan dari Anas berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada hambaNya, maka Allah menyegerakan hukumannya di dunia, dan apabila Allah menghendaki keburukan kepada hambaNya maka Allah menahan dosanya sehingga akan ia terima kelak di hari Kiamat.” (H.R. Tirmidzi No.2319)

3. Diberikan Taufik untuk Beramal Shaleh

Tanda-tanda selanjutnya ketika seseorang telah dicintai oleh Allah adalah, diberikannya taufik ataupun dorongan dihatinya untuk selalu berbuat baik dan beramal shaleh hingga ia meninggal, dan karenanya ia akan termasuk penghuni surga. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut :

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ فَقِيلَ كَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ الْمَوْتِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

“Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin Hujr; telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Ja’far dari Humaid dari Anas dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Dia akan menggunakannya.” Lalu ditanyakanlah pada beliau, “Bagaimanakah Allah menggunakannya wahai Rasulullah?” beliau menjawab: “Dia akan memberinya taufiq untuk beramal shalih sebelum dijemput kematian.” Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan shahih.” (H.R. Tirmidzi No.2068)

4. Diberikan Kelembutan

Seseorang yang diberikan kelembutan hati oleh Allah, maka itu merupakan pertanda bahwa Allah menginginkan kebaikan utuknya, yang berarti Allah ﷻ mencintainya. Sebagaimana dalam sebuah hadits disebutkan :

إِنَّ اللهَ إِذَا ارَادَ بِاهْلِ بَيْتٍ خَيْرًا أَدْخَلَ عَلَيْهِم الرِّفْقَ

“Sesungguhnya jika Allah menghendaki kebaikan bagi sebuah keluarga maka Allah akan memasukan kelembutan kepada mereka” (H.R. Ahmad dan dishahihkan oleh Al-Albani)

Demikian pembahasan tentang tanda-tanda Allah sayang pada hambaNya, semoga bermanfaat, wassalam

Tags
Lihat Lagi

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close