Lainnya

Inilah Keutamaan – Keutamaan Bulan Rabiul Awwal

Bulan Rabiul Awwal adalah bulan ke-3 menurut penanggalan Hijriah. Bulan ini biasa juga dikenal sebagai bulan Maulid, dan termasuk bulan yang diistimewakan di Indonesia dengan adanya hari libur nasional pada bulan tersebut, karena pada bulan tersebut lahir seorang Nabi yang mulia dan dicintai seluruh umat Islam di dunia. Beliau adalah Rasulullah Muhammad ﷺ seorang Nabi dan Utusan dari Allah ﷻ yang membawa wahyuNya untuk dijadikan patokan dan pedoman hidup umat akhir zaman.

Tentang Keutamaan Bulan Rabiul Awwal yang infoislam bahas pada artikel ini maksudnya adalah bahwa terdapat peristiwa-peristiwa penting yang berkenaan dengan diri Baginda Rasulullah ﷺ yang terjadi pada Bulan Rabiul Awwal, untuk itu simak ulasan kami sebagai berikut.

1. Hari Kelahiran Rasulullah

Terdapat banyak ikhtilaf (perbedaan pendapat) tentang kapan tepat nya Rasulullah ﷺ lahir kedunia. Ada yang mengatakan Beliau ﷺ lahir tanggal 9 (Sembilan), 10 (sepuluh), 12 (duabelas) dan bahkan adapula yang berpendapat tanggal 17 (tujuh belas). Namun yang pasti adalah Beliau ﷺ lahir pada tahun gajah, yakni pada tahun ketika tentara bergajah pasukan abrahah datang ke mekah untuk menghancurkan Kabbah. Dan itu bertepatan pada bulan Rabiul Awwal. Adapun hari kelahiran Rasulullah adalah pada hari senin, sebagaimana sabda Beliau :

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ قَالَ

Dan Beliau (Rasulullah ﷺ) ditanya mengenai puasa pada hari senin, beliau menjawab: “Itu adalah hari ketika aku dilahirkan dan aku diutus (sebagai Rasul) atau pada hari itulah wahyu diturunkan atasku.” (H.R. Muslim No. 1977)

2. Hijrahnya Rasulullah dari Makah ke Madinah

Peristiwa yang tidak kalah penting yang kami rangkum dalam keutamaan bulan rabiul awwal adalah peristiwa hijrah. Hijrah Beliau ﷺ dari Mekah ke Madinah merupakan hijrah kedua (yang pertama adalah hijrah ke habasyah) dan itu terjadi pada bulan Rabiul Awwal. Peristiwa ini juga menjadi dasar awal dari penanggalan bulan hijriah, dengan menjadikan bulan Muharramnya sebagai bulan pertama dari tahun pertama hijriah.

3. Nabi Muhammad SAW Membangun Masjid Quba

Dalam catatan sejarah disebutkan, ketika dalam perjalanan Hijrah antara Mekah ke Madinah, Rasulullah ﷺ sempat singgah di Quba, pada bulan Rabiul Awal. Disini Beliau ﷺ tinggal di rumah keluarga Amr bin Auf selama empat hari, dan Beliau ﷺ membangun masjid pertama yang dikenal sebagai Masjid Quba.

4. Nabi Muhammad Menjalankan Salat Jumat Pertama

Shalat Jumat merupakan hari raya tiap pekan bagi Umat Islam. Didalamnya disyariatkan shalat Jumat yang dikenal juga dengan sebutan Mu’tamar Usbu’iy. Yakni pada hari tersebut seluruh kaum muslimin (yang berada pada suatu desa/daerah) dipertemukan, berjumpa satu sama lain, menjalin keakraban, dan bersilaturahmi. Hari Jumat yang agung ini mulai disyariatkan pada bulan Rabiul Awwal ketika Rasulullah ﷺ sedang dalam perjalanan hijrah dari kota Mekah ke Madinah.

5. Wafatnya Rasulullah ﷺ

Tentang Wafatnya Rasulullah ﷺ bahwasanya hal ini terjadi pada bulan Rabiul Awwal. Sebagaimana pendapat mayoritas Ulama bahwa hari wafatnya beliau adalah pada hari senin tanggal 12 Rabiul Awwal tahun ke-8 Hijriah atau pada tanggal 8 Juni tahun 632 Masehi. Bila kita perhatikan secara seksama bahwa hari kelahiran dan hari kematian Beliau ﷺ adalah sama, yaitu hari senin, tanggal 12, bulan Rabiul Awwal. Hal ini menandakan bahwa peringatan kelahiran (maulid) Nabi Muhammad ﷺ kurang relevan apabila diperingati tiap tahun. Karena hari tersebut juga merupakan hati wafatnya Beliau ﷺ, dan tidak seharusnya kita bersuka cita atau bergembira pada hari tersebut. Wallahu ‘alam

Baca Juga : Anjuran dan Keutamaan Berdoa Dalam Islam

Demikian Pembahasan tentang Keutamaan Bulan Rabiul Awwal, semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan keislaman kita, Amin

Penulis : Abu Abdillah

Tags
Lihat Lagi

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close