Hikmah

Inilah Cara Rasulullah Memperlakukan Istrinya

cara rasulullah memperlakukan istrinya
cara rasulullah memperlakukan istrinya

Rasulullah ﷺ merupakan utusan Allah yang memiliki suri tauladan yang baik dan memiliki akhlak mulia. Beliau adalah panutan bagi ummatnya sehingga sudah sepantasnya bagi seorang muslim untuk selalu mencontoh dan mengikuti sunnah Beliau. Termasuk dalam hal rumah tangga, Beliau ﷺ telah memberikan banyak contoh berupa cara memperlakukan istri dengan baik. Dan inilah cara Rasulullah ﷺ memperlakukan istrinya sebagaimana yang infoislam.id rangkum, sebagai berikut :

1. Rasululullah Selalu Berbuat Baik kepada istrinya

Cara Rasulullah ﷺ memperlakukan istrinya adalah dengan bersikap hormat, dan lemah lembut terhadapnya, sebagaimana dalam hadits disebutkan :

 عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى عَلَى أَزْوَاجِهِ وَسَوَّاقٌ يَسُوقُ بِهِنَّ يُقَالُ لَهُ أَنْجَشَةُ فَقَالَ وَيْحَكَ يَا أَنْجَشَةُ رُوَيْدًا سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِ قَالَ قَالَ أَبُو قِلَابَةَ تَكَلَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَلِمَةٍ لَوْ تَكَلَّمَ بِهَا بَعْضُكُمْ لَعِبْتُمُوهَا عَلَيْهِ

Dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menemui istri-istri beliau bersama pengawalnya yang bernama Anjasya. Beliau berkata; ‘Hati-hati wahai Anjasyah, pelan-pelan jika mengawal para wanita. Anas berkata; Abu Qilabah berkata; ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berbicara dengan kalimat yang seandainya sebagian dari kalian mengucapkannya, niscaya kalian akan mempermainkan orang yang mengucapkannya.’ (karena jarang yang melakukannya). (H.R. Muslim No. 4288)

 2. Rasululullah ﷺ Selalu Membantu Pekerjaan Istrinya

Cara Rasulullah ﷺ memperlakukan istrinya ini adalah salah satu yang harus dicontoh oleh para suami masa kini, yaitu dengan meringankan beban pekerjaan rumah istrinya.

عَنْ الْأَسْوَدِ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ فِي أَهْلِهِ قَالَتْ كَانَ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ فَإِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ

Dari Al Aswad dia berkata; saya bertanya kepada Aisyah “Apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ikut membantu pekerjaan rumah isterinya?” Aisyah menjawab; “Beliau suka membantu pekerjaan rumah isterinya, apabila tiba waktu shalat, maka beliau beranjak untuk melaksanakan shalat.” (H.R. Bukhari No. 5579)

3. Rasululullah ﷺ Selalu Mencium Istrinya

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبَّلَ بَعْضَ نِسَائِهِ ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الصَّلَاةِ وَلَمْ يَتَوَضَّأْ

Dari Aisyah berkata; “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mencium sebagian istrinya, setelah itu keluar shalat dan tidak berwudlu lagi.” (H.R. Tirmidzi No.79)

4. Rasululullah ﷺ Selalu Mesra dengan Istrinya

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَأْسُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حِجْرِ إِحْدَانَا وَهِيَ حَائِضٌ وَهُوَ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ

Dari Aisyah Radliyallahu’anha dia berkata; “Kepala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di pangkuan salah satu dari kami (istri-istri Nabi) yang sedang haidl, sementara beliau membaca Al Qur’an.” (H.R. Nasai No. 378)

5. Rasululullah ﷺ Sabar Menghadapi Istrinya

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَرْأَةُ كَالضِّلَعِ إِنْ أَقَمْتَهَا كَسَرْتَهَا وَإِنْ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wanita itu bagaikan tulang rusuk, bila kamu memaksa untuk meluruskannya, niscaya kamu akan mematahkannya, dan jika kamu bermesraan dan menurutinya, maka kamu dapat bermesraan namun padanya terdapat kebengkokan.” (H.R. Bukhari No. 4786)

6. Rasululullah ﷺ Tidak Pernah Membenci Istrinya

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ

Dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah seorang Mukmin membenci wanita Mukminah, jika dia membenci salah satu perangainya, niscaya dia akan ridha dengan perangainya yang lain.” (H.R. Muslim No.2672)

7. Rasululullah ﷺ Tidak Pernah Memukul Istrinya

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَادِمًا لَهُ وَلَا امْرَأَةً وَلَا ضَرَبَ بِيَدِهِ شَيْئًا

Dari ‘Aisyah ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah memukul seorang budak, atau perempuan, atau sesuatu pun dengan tangannya.” (H.R. Ibnu Majah No. 1974)

Baca Juga : Hukum Mertua Ikut Campur Dalam Rumah Tangga

Demikianlah Pembahasan tentang Cara Rasulullah memperlakukan istrinya, semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan keislaman kita, Amin

Penyusun : Abu Abdillah

Tags
Lihat Lagi

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close