Amalan

Inilah Amalan Amalan Penghapus Dosa

Namanya juga manusia, pasti tidak akan pernah luput dari salah dan dosa. Ya, ungkapan tersebut mungkin sudah sering kita dengar bahwa sebagai manusia yang memiliki akal dan hawa nafsu sekaligus, tentu akan selalu khilaf dan berbuat salah. Lantas bagaimana Islam memandang dan menangani sifat dasar manusia ini ? Islam mengakui bahwa setiap manusia itu memiliki dosa, namun memberi solusi berupa amalan penghapus dosa dan karena sebaik-baik manusia pendosa adalah yang segera bertaubat. Hal ini disebutkan dalam sebuah hadits sebagai berikut :

عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

“Dari Anas dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Semua bani Adam pernah melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang salah adalah yang segera bertaubat.” (H.R. Ibnu Majah No. 4241)

Hadits diatas menjelaskan bahwa sebaik-baik manusia yang penah melakuakn kesalahan adalah yang segera bertaubat. Untuk itu pada artikel kali ini infoislam.id akan membahas tentang amalan penghapus dosa sehingga ketika kita bersalah / berdosa kita dapat segera mengamalkannya dan diampuni oleh Allah ﷻ.

Amalan Penghapus Dosa

Dibawah ini adalah amalan yang dapat menghapuskan dosa yang diambil dari berbagai keterangan Al-Quran dan Hadits-Hadits Shahih, sebagai berikut :

1. Bertaubat Kepada Allah

Amalan penghapus dosa yang pertama dan utama adalah tentu saja dengan bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya dan menyesali segala perbuatannya dan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak melakukan kembali kesalahan tersebut. Terkait dengan hal ini, Allah ﷻ berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ تُوبُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ تَوۡبَةٗ نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمۡ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمۡ سَيِّ‍َٔاتِكُمۡ وَيُدۡخِلَكُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ يَوۡمَ لَا يُخۡزِي ٱللَّهُ ٱلنَّبِيَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥۖ نُورُهُمۡ يَسۡعَىٰ بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَبِأَيۡمَٰنِهِمۡ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتۡمِمۡ لَنَا نُورَنَا وَٱغۡفِرۡ لَنَآۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ

Wahai orang-orang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatannasuhaa (taubat yang sebenar-benarnya) Semoga Rabbmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang beriman yang bersamanya; cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, dan  mereka berkata: “Wahai Rabb kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S. At-Tahrim : 8)

2. Beristigfar Kepada Allah

Istighfar adalah sebuah kalimat yang berupa permohonan ampun pada Allah ﷻ dengan harapan agar dosa dapat dihapuskan. Sebagaimana Allah ﷻ berfirman :

وَٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَٰحِشَةً أَوۡ ظَلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ ذَكَرُواْ ٱللَّهَ فَٱسۡتَغۡفَرُواْ لِذُنُوبِهِمۡ وَمَن يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ وَلَمۡ يُصِرُّواْ عَلَىٰ مَا فَعَلُواْ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (Q.S. Ali-Imran : 135)

Baca Juga : Sayyidul Istigfar adalah Istigfar yang paling baik

3. Melaksanakan Shalat Fardu

Shalat Fardu atau shalat wajib 5 waktu, termasuk juga shalat jumat adalah merupakan salah satu amalan penghapus dosa. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi ﷺ sebagai berikut :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصَّلَاةُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Shalat lima waktu dan shalat Jum’at ke Jum’at berikutnya adalah penghapus untuk dosa antara keduanya selama tidak melakukan dosa besar.” (H.R. Muslim No. 342)

4. Menjaga Shalat Dhuha

Shalat Dhuha atau shalat ketika matahari sudah setinggi 7 (tujuh) hasta hingga masuk waktu dzuhur. Barang siapa yang rutin melaksanakan dan menjaga shalat ini, maka dosa-dosanya akan diampuni. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ sebagai berikut :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حَافَظَ عَلَى شُفْعَةِ الضُّحَى غُفِرَتْ لَهُ ذُنُوبُهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

Dari Abu Hurairah ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa menjaga dua raka’at dluha maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni meskipun sebanyak buih di laut.” (H.R. Ibnu Majah No.1372)

5. Berbuat Baik

Sesungguhnya berbuat baik adalah termasuk amalan-amalan penghapus dosa. Hal ini Allah tegaskan sediri dalam Al-Quran sebagai berikut :

وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ طَرَفَيِ ٱلنَّهَارِ وَزُلَفٗا مِّنَ ٱلَّيۡلِۚ إِنَّ ٱلۡحَسَنَٰتِ يُذۡهِبۡنَ ٱلسَّيِّ‍َٔاتِۚ ذَٰلِكَ ذِكۡرَىٰ لِلذَّٰكِرِينَ

“Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (Q.S. Hud : 114)

Demikianlah pembahasan tentang amalan-amalan peghapus dosa semoga bermanfaat dan semakin menambah keimanan kita, Amin

Tags
Lihat Lagi

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close