Hukum

Hukum Trading Emas Menurut Islam

Emas merupakan salah satu benda berharga yang sejak dahulu kala telah diperdagangkan diseluruh dunia dan diakui sebagai mata uang atau alat tukar. Di zaman modern sekarang, tren berubah dan hampir seluruh Negara tidak lagi menggunakan emas sebagai mata uang, melainkan menggunakan uang kertas. Namun tahukah anda bahwasanya emas masih berperang penting terhadap perekonomian. Dimana mayoritas negara-negara masih menggunakan emas sebagai cadangan devisa karena ketahanan nilainya yang cenderung naik setiap tahun. Lantas bagaimana hukum trading emas dalam islam ? berikut infoislam.id akan mencoba membahasnya untuk anda.

Trading emas pada pembahasan ini kami bagi menjadi 2 (dua) bagian karena dikhawatirkan dapat menimbulkan pemahaman yang rancu apabila tidak dipahami dengan baik, sebagai berikut.

Trading (Jual-Beli) Emas Secara Online

Trading atau Jual – Beli atau Perdagangan Emas secara Online yang dimaksud disini adalah seperti Belanja Online. Yakni anda melihat barang dan deskripsinya secara online, lalu memesan barang, dan mentransfer sejumlah uang ke penjual, kemudian barang akan dikirim ke alamat anda.

Transaksi semacam ini adalah HARAM karena tidak kontan (serah terima secara langsung), sedangkan syarat jual beli emas adalah harus kontan saat itu juga, hal ini didasarkan pada keumuman hadits berikut :

الْوَرِقُ بِالذَّهَبِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ

“Dirham dengan emas adalah riba kecuali jika dengan tunai, gandum dengan gandum adalah riba kecuali jika dengan tunai, dan kurma dengan kurma adalah riba kecuali jika dengan tunai.” (H.R. Muslim No.2968)

Lantas bagaimana hukumnya apabila menggunakan sistem COD (Cash On Delivery) ketika jual-beli emas secara online ?

Jadi ketika telah sepakat soal harga dan barang via online, penjual kemudian menggunakan jasa ekspedisi pengiriman untuk melakukan COD. Sehingga ketika pembeli menerima barang tersebut (emas) ia langsung membayar kepada petugas jasa ekspedisi tersebut.

Maka ini termasuk attaukil fil ba’i  (menggunakan sistem perwakilan dalam jual-beli), dan ini BOLEH dilakukan.

Trading (Seperti Forex) namun Menggunakan Emas

Adapun trading yang dimaksud disini adalah seperti trading forex yang menggunakan pertukaran antar mata uang asing (USD – JPY dsb) atau Foreign Exchange (Forex). Namun dalam hal ini menggunakan Emas atau Gold (USD – Gold dsb) sebagai gantinya.

Transaksi seperti ini juga adalah HARAM karena Nabi Kita Muhammad ﷺ telah menyatakan bahwa transaksi emas adalah RIBA kecuali dilakukan dilakukan secara tunai / cash.

Baca Juga : Hukum Trading Forex Menurut Islam

Demikian pembahasan tentang Hukum Trading Emas menurut Islam, semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan keislaman kita, Amin

Tags
Lihat Lagi

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close