Hukum

Akibat Minuman Keras (miras) atau Khamar menurut Kesehatan dan Agama

Dalam dunia kesehatan, perilaku suka minum-minuman keras termasuk hal yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Demikian halnya dalam ajaran agama Islam, meneguk minuman keras adalah dilarang, karena hal tersebut mengadung lebih banyak mudharat  daripada manfaat yang ditimbulkannya. Ada banyak sekali dalil-dalil baik dari Al-Quran maupun Hadits Nabi yang menjelaskan tentang pengharaman minuman keras (khamar) ini.

Bahaya minuman keras (miras) atau Khamar menurut kesehatan

Berikut ini adalah beberapa akibat yang akan timbul  bagi orang yang selalu minum minuman keras  ditinjau dari segi kesehatan :

1. Kanker

Seseorang yang  sering meminum minuman keras, maka semakin besar pula risiko ia akan terkena penyakit kanker, yaitu berupa kanker hati, kanker mulut, kanker tenggorokan, dan jenis-jenis kanker lainnya yang akhirnya dapat menyebabkan kematian

2. Penyakit jantung

Seseorang yang  sering meminum minuman keras akan mengalami gangguan detak jantung, berupa meningkatnya detak jantung dan tekanan darah sehingga beresiko terkena stroke atau sakit jantung yang berujung pada kematian

3. Penyakit hati

Seseorang yang  sering meminum minuman keras  beresiko terkena penyakit hati karena setiap kali ia meneguk miras maka alkohol yang terkandung didalamnya akan terserap ke dalam darah, dan kemudian berkumpul di hati untuk dinetralkan dan dibuang oleh tubuh. Masalhnya,  kemampuan hati untuk memproses alkohol sangat terbatas. Jika diniarkan terus menuerus akan menyebabkan gangguan dan kerusakan, bahkan kaner hati

4. Depresi

Menurut penelitian, seseorang yang sering meminum minuman keras akan lebih mudah depresi  dan memiliki risiko untuk bunuh diri serta gangguan kecemasan. Karena ketika ia meminum terlalu banyak, maka fungsi otaknya terganggu, menurunkan kemampuan akal, melemahkan daya ingat, hingga memunculkan gejala depresi

5. Kecanduan

Seseorang yang  sering meminum minuman keras  akan menyebabkan kecanduan dan sulit untuk berhenti. Hingga akhirnya menyebabkan kesehatannya menurun dan menjadi pesakitan.

Itulah beberapa dampak mengerikan bagi para pencandu minuman keras, ditinjau dari sudut pandang kesehatan. Adapaun bahaya meminum minuman keras (khamar) dipandang dari segi Agama adalah sebagaimana dirangkum pada poin-poin dibawah ini.

Bahaya minuman keras (miras) atau Khamar menurut Agama

Dalam kitab Tanbihul Ghafilin dijelaskan beberapa hal tentang dampak  negatif yang ditimbulkan dari minuman keras (khamar) sebagai berikut :

1. Khamar adalah kunci semua kejahatan

Sebuah hadits dari Abu Darda dia berkata,

أَوْصَانِي خَلِيلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَشْرَبْ الْخَمْرَ فَإِنَّهَا مِفْتَاحُ كُلِّ شَرٍّ

“Kekasihku, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, memberi wasiat kepadaku: “Janganlah kamu meminum khamer, sesungguhnya khamer adalah kunci semua kejahatan.” (H.R. Ibnu Majah No. 3362)

2. Menyebabkan Permusuhan dan kebencian

 Allah ﷻ telah berfirman,

إِنَّمَا يُرِيدُ ٱلشَّيۡطَٰنُ أَن يُوقِعَ بَيۡنَكُمُ ٱلۡعَدَٰوَةَ وَٱلۡبَغۡضَآءَ فِي ٱلۡخَمۡرِ وَٱلۡمَيۡسِرِ وَيَصُدَّكُمۡ عَن ذِكۡرِ ٱللَّهِ وَعَنِ ٱلصَّلَوٰةِۖ فَهَلۡ أَنتُم مُّنتَهُونَ  

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS. Al-Maidah: 91)

3. Menghalangi Shalat dan Dzikir

 Allah ﷻ telah berfirman,

إِنَّمَا يُرِيدُ ٱلشَّيۡطَٰنُ أَن يُوقِعَ بَيۡنَكُمُ ٱلۡعَدَٰوَةَ وَٱلۡبَغۡضَآءَ فِي ٱلۡخَمۡرِ وَٱلۡمَيۡسِرِ وَيَصُدَّكُمۡ عَن ذِكۡرِ ٱللَّهِ وَعَنِ ٱلصَّلَوٰةِۖ فَهَلۡ أَنتُم مُّنتَهُونَ  

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS. Al-Maidah: 91)

4. Diancam dengan hukuman 40 kali Cambukan

telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Hisyam dari Qatadah dari Anas bahwasanya,

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ هِشَامٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَضْرِبُ فِي الْخَمْرِ بِالنِّعَالِ وَالْجَرِيدِ أَرْبَعِينَ ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَ حَدِيثِهِمَا وَلَمْ يَذْكُرْ الرِّيفَ وَالْقُرَى

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendera peminum khamer dengan menggunakan terompah dan pelepah kurma sebanyak empat puluh kali. Kemudian dia menyebutkan seperti hadits keduanya, dan dia tidak menyebutkan, “Daerah pelosok-pelosok dan daerah pedesaan.” (H.R. Muslim No. 3219)

Baca Juga : Mimuman Kersa (Khamar) dan Hukumnya menurut Islam

Jika seorang peminum khamar lolos dari cambukan di dunia, niscaya di akhirat ia akan mendapatkan cambukan tersebut dengan cambuk besi dari api neraka,  Wallahu ’alam

 

Tags
Lihat Lagi

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close